SPR Trada Ikut Rapat Strategis Kementerian Kehutanan, Perjuangan Panjang Perizinan Hutan Berbuah Hasil

by sprtrada

Jakarta, 3 September 2025 – PT Sarana Pembangunan Riau Trada (SPR Trada) mencatat tonggak penting dalam perjalanan usahanya setelah menghadiri undangan Rapat Working Area (WA) yang digelar oleh Direktorat Bina Usaha Pemanfaatan Hutan (BUPH), Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Kementerian Kehutanan RI.

Rapat tersebut membahas Rencana Areal Kerja (RAK) sebagai bagian dari proses pengajuan izin Pemanfaatan Hutan melalui skema Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).

Direktur SPR Trada, Bemi Hendrias, menyebut capaian ini bukanlah sesuatu yang hadir secara instan, melainkan hasil perjuangan panjang sejak 2022. “Kami terus konsisten mengawal proses perizinan hingga sampai pada tahap krusial ini. Ini momentum yang sangat berarti,” ujarnya.

Diskusi Konstruktif, Bahas Legalitas dan Keberlanjutan

Rapat turut dihadiri direktorat teknis terkait seperti Planologi, Perhutanan Sosial, Biro Hukum, dan lainnya. Diskusi berlangsung konstruktif dengan fokus pada aspek legalitas, tata batas kawasan, kesiapan perusahaan mengelola hutan, hingga peluang optimalisasi pemanfaatan hutan secara berkelanjutan.

SPR Trada menegaskan komitmennya dalam pengelolaan kawasan hutan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah.

Tonggak Strategis untuk Riau

Menurut manajemen, momentum ini bukan sekadar tahap administratif, melainkan langkah strategis untuk menempatkan SPR Trada sebagai BUMD andalan Riau dalam mendorong tata kelola kehutanan yang lestari.

SPR Trada berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi pembangunan Riau. Mari bersama wujudkan tata kelola kehutanan yang berdaya guna dan lestari,” tegas Bemi Hendrias.